Kamis, 20 Januari 2011

Day#2 [20/01/2011] Wisata sungai Chao Praya , Grand Palace dan sekitarya

Berbekal buku “Top 10 Bangkok” dan peta Bangkok yang kami dapati dari bandara, kami akan susuri tempat-tempat wisata di Bangkok.  Target utama adalah menyusuri sungai Chao Phraya menuju tempat wisata seperti Grand Palace, Wat pho (Budha Tidur) dan Wat Arun.

Berdasarkan peta Bangkok, maka kita bisa menjelajahi kota bangkok dengan subway atau skytrain (tentu selain juga bisa pakai bis, taxi dan tuk-tuk). Subway adalah kereta bawah tanah dan skytrain kereta di atas tanah/jembatan mirip dengan MRT di Singapore.
Dari hotel di Sukhumvit 22 kami bergerak menuju terminal subway terdekat , yaitu terminal Sukhumvit.  Dari  terminal Sukhumvit pindah kereta di terminal Silom, berganti dengan skytrain menuju terminal Saphan Taksin.  Di bawah terminal Saphan Taksin terdapat pemberangkatan kapal untuk menyusuri sungai Chao Phraya, namanya terminal kapal Sathorn.
Untuk menyusuri sungai Chao Phraya terdapat beberapa pilihan kapal atau bus air.  Kami memilih Chao Phraya express dengan pake terusan, artinya dari pagi sampai sore bisa naik turun kapan di berbagai terminal sepanjang sungai itu tanpa harus bayar lagi (150 Bath/orang/day). Jika tidak pakai tiket terusan, maka dikenakan biaya 25 bath sekali jalan.
Sungai Chao Phraya memang lebar dan cukup dalam sehingga memang asik untuk disusuri dengan kapal, dan Jangan samakan dengan Ciliwung lah  haha. Sepanjang sungai terdapat beberapa kuil indah dan hotel-hotel bintang lima.
Lebih kurang satu jam, kami sampai ke tujuan pertama kami yaitu Grand Palace alias istana Raja. (Berhenti di terminal Tha Chang-setelah melewati beberapa terminal tentunya). Dari terminal tersebut, jalan 15 menit sampai deh ke Grand Palace. Sepanjang jalan banyak di tawari paket tour oleh tour guide, abaikan saja segala tawaran mereka. Perlu diingat, tour guide itu biasanya selalu menginformasikan bahwa Grand Palace sedang tutup.
Masuk ke Grand Palace, langsung disuguhi keindahan Kuil dengan stupa berlapis emas Wat Phra Kaeo, indaah sekali lengkap dengan penjaga pintu gerbang mahluk raksasa yakhsa. Di dalam komplek Grand Palace terdapat berbagai objek lain seperti siwalai garden, dusit throne hall, Chakri Maha Prasat aula singgasana , dan museum. Butuh waktu 2 jam untuk mengeliling semuanya.
Selesai mengunjungi Grand Palace dengan stupa emasnya, kami berisitrahat di luar Grand Palace. Terdapat cafe kecil di pertigaan, sailor club kalo tidak salah. Lumayan bisa makan dan minum dengan ruang ber AC.
Lanjut jalan lagi ke Wat Pho dimana lokasinya bersebelahan dengan Grand Palace, yaitu kira-kira 15 menit jalan kaki dari Grand Palace. Wat Pho adalah kuil tertua dan terbesar di Bangkok dimana memiliki patung Budha tidur terpanjang yaitu sepanjang 46 m dan setinggi 15 m. Dipelataran Wat Pho juga terdapat arca dan stupa yang dilapisi mosaik (+/- 100 arca).
Perjalan ditutup dengan  mampir ke komplek kuil di seberang Chao Phraya, Wat Arun yang dihiasi porselen warna warni.  Terdapat sebuah menara atau Phrang yang tinggi dengan 3 tingkatan anak tangga kira-kira 81 meter tingginya. Walaupun cukup tinggi dan curam, rasanya sayang kalo dilewatkan. Setelah bersusah payah menaiki tangga, kami sampai di puncaknya, wow indah sekali pemandangan di atas. Melihat Chao Phraya dan kehidupan seputar Wa Arun dari ketinggian –indah sekali.
Meskipun dijuluki Wat Arun alias Kuil Fajar , tapi justru kuil ini sangat indah terlihat kala matahari tenggelam di timur sungai.
Dari Wat Arun, kami langsung menuju terminal kapal Chao Express. Sepanjang perjalanan pulang dari terminal kapal Tha Thien menuju terminal kapal Sathorn., kami memandang indah pemandangan senja di Chao Phraya. Lampu kerlap-kerlip menambah romantisnya sungai Chao Phraya.
Selepas terminal kapal Sathorn, kami lanjut ke terminal Sky Train Saphan Taksin menuju terminal  Siam central. Tiba di terminal Sky train Siam Central, kami tidak langsung pindah skytrain ke arah hotel, tapi main-main dulu ke mall Siam Paragon, Siam Center dan Siam Discovery.  Dari sini kami baru tahu kalo di mall-mall tersebut terdapat Musium Patung lilin Madame Tussauds dan Siam Ocean Worlds ala Sea World Ancol.  Karena sudah terlalu malam, kedua objek tersebut tidak kami kunjungi, mungkin besok saja.
Capek keliling mall, kami kembali ke hotel dengan skytrain dari terminal Siam central menuju terminal Asok.  Sepanjang jalan kami sangat mengagumi skytrain atawa MRT Bangkok. Duh kapan Jakarta punya MRT seperti ini. Bangkok yang saya duga full macet ternyata sangat nyaman untuk disusuri dengan MRT/Skytrain.

Bangkok, lelah tapi mengasikkan, perjalanan Happy birthday !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar