Jam tangan ku menunjukkan pkl 16:20 wib, Pesawat AirAsia TakeOff dari Bandara Soekarno Hatta Jakarta menuju Bangkok. Lebih dari 3 jam, kami akhirnya landing di Bandara nan megah kebanggaan bangsa Thailand, bandara Suvarnabhumi International Airport di kota Bangkok.
Saya sangat mengagumi kemegahan bandara Suvarnabhumi yang gak kalah dengan Changi Airport-nya Singapore. Suvarnabhumi resmi beroperasi 28 September 2006 menggantikan Bandara sebelumnya, Don Muang. Konon bandara ini yang terbesar di dunia.
Keluar dari Custom, terdapat beberapa alternatif menuju hotel. Taxi, bis atau kereta dan saya memilih untuk naik kereta, yaitu Suvarnabhumi Airport Link (mirip MRT di singapore). Kereta yang sangat bersih dan nyaman (baru diresmikan 4 januari 2011). Sebenarnya saya memilih kereta karena takut kena macet. Saya membayangkan Bangkok sebagai kota termacet sedunia !
Stasiun kereta tujuan kami adalah stasiun Makassan, sebuah stasiun pemberhentian yang cukup besar dan terhubung ke subway/skytrain di bangkok. Jarak antara bandara ke Makassan kira-kira 28 km dan ditempuh selama 30 menit. Kereta berangkat dan tiba ontime. Saya berhenti di stasiun Makassan dan melanjutkan dengan taxi ke hotel Citrus22 di Sukhumvit 22.
Tiba di hotel Citrus yang bertema minimalis, kami segera bongkar koper, baca peta, cek fasilitas hotel , buka ipad dan memeriksa fasilitas free wifi . Ini salah satu alasan utama mengapa saya memilih hotel ini, yaitu bersih, murah meriah dan berinternet gratis !
Gak mau kehilangan malam yang tersisa, kami keluar kamar untuk melihat keramaian di jalan depan hotel. Seru juga terdapat 7eleven, jajan pinggir jalan, thai massage dan beberapa cafe terbuka ala bali (salah satuya bernama denny’s cafe – nama saya tuh). Dan tentu bukan bangkok kalo cafe-cafe tersebut tidak terdapat wanita penghiburnya hehehe.
Save energi buat besok jalan-jalan seputar bangkok, kami pun segera tidur (gak pake nongkrong di cafe).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar